Serang (27/2/26),- Kegiatan Kelas Heritage kembali digelar sebagai ruang belajar alternatif yang menghadirkan pembelajaran sejarah dan kebudayaan secara santai namun tetap edukatif. Dalam kegiatan tersebut, pemateri menyampaikan materi di ruang terbuka menggunakan papan tulis sebagai media penjelasan, sementara para peserta mengikuti jalannya kelas dengan antusias dan suasana yang interaktif.
Kelas ini menjadi bagian dari upaya mendekatkan kajian sejarah kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda. Materi disampaikan secara komunikatif dengan pendekatan dialogis, sehingga peserta tidak hanya menerima pengetahuan secara satu arah, tetapi juga terlibat aktif dalam diskusi dan tanya jawab. Model pembelajaran seperti ini dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih hidup dan kontekstual.
Rektor Universitas Setia Budhi Rangkasbitung, *Iman Sampurna, M.Pd*, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Kelas Heritage menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran sejarah di tengah masyarakat. “Kegiatan seperti ini sangat positif karena membuka ruang belajar yang lebih dekat dengan masyarakat. Sejarah tidak hanya dipelajari di kampus, tetapi juga harus hadir di ruang publik agar nilai-nilai kebudayaan tetap hidup,” ujarnya.
Suasana belajar yang berlangsung di ruang terbuka turut menciptakan interaksi yang lebih cair antara pemateri dan peserta. Pendekatan informal ini diharapkan mampu menumbuhkan minat belajar sejarah secara alami sekaligus memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga warisan budaya lokal sebagai bagian dari identitas bersama.
**Aldin/BH