ARTIKEL

Teu karasa rék dua taun ngontrak papiliun imah Ma Unah, rangda pangsiunan véteran. Ti kontrakan ka pagawéan, saenyana mah jauh, kudu buat angkot deui, rek pindah asa teu puguh, inget ka ambu di lembur nu nitah ngontrak dinu Ma Unah. "Babaturan ulin ema keur leutik di kidul," ceuk ema baréto, nya tinggal kérokna baé.

Read More...

Selain berbahasa, kini mereka pun memiliki jenis kebanggaan baru dengan semakin dikenalnya gaya hidup Perancis. Contoh paling kentara di Indonesia adalah semakin menjamurnya warung-warung kopi ala Perancis yang populer dengan sebutan café (kafe). Mengenal kafe di negeri asalnya, barangkali bisa memberi kita pengetahuan tentang seluk-beluk kehidupan orang Perancis, setidaknya tentang tradisi tua yang menjadikan kafe sebagai sebuah institusi sosial yang penting dalam memelihara dan mengembangkan kebudayaan bangsa Gaulois ini.Ihwal café di Perancis, tentu saja berbeda dengan bar di Amerika Serikat.

Read More...

Kalau ada seloroh, “Jangan sekali-kali berbahasa Inggris dengan orang Perancis, karena anda akan didiamkan”, agaknya pantas dipertimbangkan. Sebab, bukan lantaran bangsa Perancis tak paham bahasa Anglo-Saxon, tetapi lebih didasari oleh rasa bangga pada bahasa sendiri. Selain digunakan di negerinya, bahasa Perancis juga menjadi bahasa resmi di sejumlah negara franco-phonie. Tetapi sekarang bangsa Perancis pun boleh berbangga, karena tradisi budaya Perancis yang lain pun mulai mewabah di seluruh dunia, satu diantaranya adalah budaya café.

Read More...